Budaya Spanyol | Tarian Flamenco

6 Jun 2017
·

Wah kalau ke Spanyol, jangan lupa masukkan pertunjukkan ini kedalam list kunjunganmu ya Xplorers!

Tarian Flamenco adalah sebuah tarian khas Spanyol yang memadukan ritme, alat musik/instrumen musik (untuk tarian flamenco tradisional tidak menggunakan alat musik), serta gerakan yang anggun dan indah.

Asal usul

Sebenarnya tarian Flamenco merupakan salah satu tarian pergaulan tradisional berasal dari Andalusia, yang terletak di wilayah selatan Spanyol. Akar dari tarian Flamenco berasal dari budaya kaum Gipsi Andalusia dan budaya Islam Persia. Dengan semakin berkembangnya tarian ini di wilayah lain, tradisi musik lokal ikut mempengaruhi, seperti unsur musik tradisional Castilia. Keberagaman ini menjadikan tarian Flamenco sebuah tarian dengan genre musik yang kuat, ritmik, bertenaga, anggun dan indah.

Lambat laun, flamenco dan asosiasinya dengan kaum Gipsi menjadi populer di seluruh Eropa. Dan, sejak tahun 1956 hingga kini, muncul trend opera flamenca, dimana musik dan tarian flamenco dilihat sebagai pertunjukkan opera, yang secara bertahap digelar di gedung-gedung besar seperti teater dan arena adu banteng.

Apa yang menarik dari tarian Flamenco?

1. Klasik dan uniknya instrumen yang digunakan

Flamenco tradisional biasanya hanya diiringi nyanyian tanpa alat musik (disebut cante). Dalam perkembangannya, nyanyian diiringi dengan:

  • Gitar flamenco (toque)
  • Tepukan tangan yang ritmik (palmas)
  • Hentakan kaki yang ritmik (zapateado)
  • Dansa (baile)
  • Bandurria dan tamborin
  • Castanet

2. Konsep tarian/ pertunjukkan yang berbeda dari yang lain

Baik menggunakan alat musik atau tidak, bagi para penari Flamenco itu bukanlah masalah, karena musik dapat diciptakan dari jentikkan tangan maupun tepuk tangan mereka. Nah, uniknya mereka sering kali juga menggunakan kastanyet untuk menambah warna musik. Pada intinya, tarian Flamenco meibatkan para penari/ seniman yang terlatih, mereka akan mementaskan tarian dengan improvisasi dan gerakan penuh semangat untuk menciptakan pertunjukkan yang enerjik dan menarik. Mereka mengenakan pakaian berwarna mencolok dan menari secara solo, berpasangan atau berkelompok.

Gerakan-gerakan khas tari Flamenco diperlihatkan dengan menjunjung tinggi lengan dan menyimpulkan tangan (filigrano), melengkungkan punggung dan menggerakan kaki secara ritmik (zapateado), gerakan kaki yang cepat, gerakan tangan yang gemulai.

Para penari seringkali menari dengan menunjukkan duende, dimana mereka seakan-akan dirasuki emosi dari musik dan tarian Duende ditampilkan pada saat pementasan cante jondo dalam suasana ilusif dengan menuangkan emosi dan impresi seperti gunung berapi yang akan meletus. Penari pria diharuskan menari dengan penampilan maskulin, sedangkan wanita menari dengan sikap tenang, bangga, dan dengan sensualitas yang terkendali.