Temple of Heaven

4 Jan 2018
·

Temple of Heaven Park terletak di Distrik Chongwen, Beijing. Awalnya, tempat ini adalah tempat kaisar Dinasti Ming (1368 - 1644) dan Dinasti Qing (1644 - 1911) mengadakan Upah Penyembahan Surga. Tempat ini adalah karya terbesar dan paling representatif yang ada di antara bangunan peradaban China kuno. Pertama dibangun pada 1420, tahun ke-18 Pemerintahan Kaisar Yongle dari Dinasti Ming (1368 - 1644), kemudian diperbesar dan dibangun kembali pada masa Pemerintahan Kaisar Ming Jiajing dan Kaisar Qing Qianlong. Pada tahun 1988, tempat ini dibuka untuk umum sebagai taman yang menunjukkan filsafat kuno, sejarah, dan agama. Gaya arsitekturnya yang megah dan konotasi budaya yang mendalam memberi wawasan tentang praktek peradaban China kuno.

Area Temple of Heaven meliputi luas 3.529.412 meter persegi dan terbilang lebih besar dari Forbidden City. Sebagai 'Sons of Heaven', kaisar Cina dilarang membangun tempat tinggal bagi diri mereka sendiri yang lebih besar daripada tempat tinggal duniawi yang didedikasikan untuk surga. Hal tersebut yang membuat perbedaan ukuran keseluruhan dari dua kompleks tersebut. Temple of Heaven ditutup oleh dinding yang panjang. Bagian utara di dinding berbentuk setengah lingkaran yang melambangkan langit, sedangkan bagian selatannya berbentuk persegi yang melambangkan bumi. Bagian utara lebih tinggi dari bagian selatan. Desain ini menunjukkan bahwa langit tinggi dan bumi rendah. Hal itu mencerminkan pemikiran China kuno tentang langit yang bulat dan bumi itu persegi.

Pada dasarnya, tempat ini dibagi dua dinding yang melingkar menjadi bagian dalam dan bagian luarnya. Bangunan yang paling megah adalah Altar Circular Mound (Huanqiutan), Imperial Vault of Heaven (Huangqiongyu), dan aula doa untuk hasil panen yang baik (Qiniandian) dari selatan ke utara. Selain itu, ada lebih dari 60.000 jenis pohon di sini. Pohon yang paling terkenal adalah pohon kakek berusia 500 tahun dengan cabang seperti sembilan naga yang berkelok-kelok satu sama lain. Pohon-pohon ini menciptakan lingkungan yang tenang dan ideal bagi masyarakat setempat untuk melakukan latihan pagi. Warga yang tinggal di dekat tempat ini menikmati banyak kegiatan di sini, seperti berlari, bersepeda, bernyanyi, menari, bermain catur, layang-layang terbang, dan lain-lain. Bahkan, pengunjung dapat terlibat secara personal dalam kegiatan bersama masyarakat setempat.

41.jpg Sumber: www.samoaobserver.ws

40.jpg Sumber: www.wildchina.com

42.jpg Sumber: www.chine-culture.com